Cara Kerja Mesin Las HDPE

Tulisan ini akan membahas mengenai bagian dan cara kerja mesin las HDPE.

Welding Machine HDPE Pipe, atau biasa juga dikenal Mesin Las Pipa HDPE adalah mesin penyambung dua ujung pipa dengan persenyawaan sempurna. Metode ini memungkinkan bagian sambungan merekat satu dengan yang lain, tanpa sekat, sehingga dikenal istilah tersebut Butt Fusion.

Metode ini memanfaatkan karakter bahan thermoplastik, terutama jenis PE-HD atau biasa kita kenai dengan material HDPE. Jenis material ini akan meleleh pada saat dipanaskan dengan suhu tinggi (220 derajat celcius).

Pada penyambungan  pipa  HDPE  terdapat 3 metode yang bisa dilakukan.

  1. Metode tanpa menggunakan alat penyambung – Mechanical  joint,
  2. Metode elektrofusion dengan fitting dan alat khusus,
  3. Metode menggunakan Mesin Las HDPE- Butt Fusion joint.

Dinamakan butt fusion, karena metode ini menyambung antara ujung pipa atau fitting dengan yang lain. Cara ini dilakukan dengan memanaskan ujung dua bagian tersebut dengan Cara Kerja Mesin Las HDPE, kemudian disatukan kernbali. Proses pendinginan membuat bagian akan menyatu dengan sempurna. Bagian ini memiliki kekuatan layaknya badan pipa secara keseluruhan. Sehingga memungkinkan penyambungan pipa HDPE memiliki usia penggunaan hingga 50 tahun.

Mesin HOPE Manual adalah alat penyambung pipa HDPE yang menggunakan daya dorong manual, tanpa bantuan mesin. Alat ini digunakan menggunakan daya dorong manusia, atau diputar melalui tuas khusus untuk memaju-mundurkan pipa pada saat proses penyerutan, pemanasan dan tentu saja penyambungan.

Mesin penyambungan otomatis, menggunakan mesin khusus yang berfungsi mendorong gerakan pipa maju-mundur tanpa harus didorong secara manual. Media pendorong alat ini menggunakan hidrolis, oleh karena itu juga biasa dikenal dengan mesin las HDPE hidrolis. (cara kerja mesin las HDPE)

Kedua jenis mesin memiliki spesifikasi khusus yang bisa digunakan untuk ukuran diameter tertentu. Seperti mesin untuk ukuran 2 inch hingga 6 inch dan sebagainya.

5 Bagian Penting Pada Mesin HOPE

Pemanas teflon

Bagian ini berfungsi melelehkan bagian ujung pipa atau aksesoris pipa HDPE yang akan disambung. Alat ini memiliki dua pemanas anti lengket yang berada dibagian kanan dan kiri.Tujuannya adalah proses pemanasan sekaligus dua sisi yang hendak disambung. Bagian ini biasanya terhubung dengan panel monitor, yang fungsinya memonitor suhu ideal sebelum proses pemanasan. Panel monitor juga dilengkapi dengan penghitung waktu yang dapat dimanfaatkan untuk menghitung berapa lama proses pemanasan.

Mesin penyerut

Alat  ini  berfungsi  merapikan  sekaligus  mensejajarkan  permukaan  pipa  atau  fitting  pipa  HDPE  yang  akan  disambung  dengan Mesin Las  HDPE.  Prosedur penyerutan hampir sama dengan pemanasan, dengan dua panelyang bisa bekerja diwaktu yang sama. Dilengkapi dengan mata pisau, alat ini meratakan dua ujung pipa dalam waktu singkat. Prosedur ini jika dilakukan dengan benar akan membuat kualitas sambungan lebih berkualitas sekaligus memperlancar proses penyambungan.

Ragum penstabil posisi pipa

Bagian ini berfungsi untuk menjaga posisi pipa atau fitting yang bergerak untuk proses pemanasan, penyerutan dan penyambungan. Bagian ini memiliki penguncian dratting, dengan rel dibagian bawah yang berfungsi menggerakkan pipa atau fitting HDPE yang hendak disambung.

Mesin hidrolik atau pendorong manual

Mesin pendorong manual atau hidrolikberfungsi menggerakkan maju mundur pipa atau fitting dalam beberapa proses penyambungan. Seperti proses penyerutan, proses pemanasan dan proses penyambungan.

Monitor panas dan waktu

Bagian ini dalam Mesin Las HDPE berfungsi untuk mengetahui seberapa tinggi suhu alat pemanas sebelum digunakan untuk melelehkan ujung pipa atau fitting.

Mekanisme Penyambungan dengan Mesin Las HDPE

Secara umum, metode penyambungan pelelehan (butt fusion) ini memiliki beberapa langkah penting, berikut diantaranya:

  • Memastikan pipa HDPE terikat pada posisi lurus dan benar di ragum
  • Setelah memastikan pada posisi benar, proses penyerutan bisa dilakukan untuk meratakan bagian ujung pipa dengan fittting yang hendak disambung.
  • Setelah memiliki bagian rata, proses pemanasan baru bisa dilakukan dengan suhu kurang lebih 220 derajat celcius, dengan waktu yang disesuaikan dengan diameter pipa.
  • Setelah proses pemanasan dilakukan, kedua ujung didorong dan disambung satu dengan yang lain  dengan benar agar sambungan menyatu dengan sempurna.
  • Proses selanjutnya adalah bagian sambungan dibiarkan beberapa menit hingga mengeras, seperti bagian tubuh pipa.

Prosedur  pemasangan  yang  benar,  dan  tepat  akan  membuat  bagian  sambungan  menyatu  dengan  baik  dan  benar. Persenyawaan sempurna membuat bagian ini bahkan setangguh badan pipa.

Prosedur penyambungan seperti ini dan material pipa HDPE yang memiliki ikatan molekul kuat, membuat jalur pipa bertahan hingga  50 tahun, dengan minim proses dan biaya perawatan berat.