Jenis-jenis Petir yang Wajib Anda Tahu, Ada Petir yang Sangat Bahaya…

Dahulu sebelum era 2000 mayarakat Indonesia mudah mengenali datangnya musim kemaru dan musim hujan di bulan-bulan tertentu. Namun karena perubahan alam Indonesia mengalami perubahan musim yang ekstrim. Datangnya musim penghujan tak menentu, bahkan hujan beberapa hari saja sudah menyebabkan banjir bandang di berbagai daerah.

Nah, terjadinya hujan tidak lepas dari adanya petir, angin, curah hujan tinggi. Adapun terkait proses terjadinya petir menurut para ilmuwan, karena peristiwa pemisahan muatan positif dan negatif yang terjadi di awan. Namun petir-petir ini mempunyai berbagai jenis sesuai dengan kondisi cuaca yang Ada.

Jenis-Jenis Petir

Menurut penjeasan LAPAN, petir dibagi menjadi 4 jenis, yaitu:

1. Petir CG (Cloud to Ground)

Petir jenis ini terjadi karena pelepasan muatan listri antara awan dan tanah. Biasanya terjadi ketika hujan badai besar yang menyababkan pergerakan vertikan angin dipermukaan tanah yang menghasilkan medan listrik.

2. Petir CC (cloud to Cloud)

Petir jenis ini terjadi saling terhubungnya muatan listrik antar awan, petir ini terjadi diatas awan dan tidak menuju ke bumi. Namun hal itu cukup riskan untuk duniat penerbangan.

3. Petir IC (Intra Cloud)

Jenis petir yang umum terjadi yang sering dilihat manusia di bumi, nampak kilatan-kilatan cahaya di langit.

4. Petir CA (CLoud to Air)

Jenis petir ini yang kadang muncul tanpa diduga, biasa sering menyambar bangunan-bangunan tinggi. Jika tidak ada penangkal petir bangunan, maka muatan listrik yang dihantarkan petir akan merusak instalasi listrik yang ada di bangunan. Tentu saja akan menyebabkan terjadinya ledakan atau kebakaran.

Proses Petir Cloud to Air uni terjadi karena adanya interaksi muatan positif di awan dan muatan negatif di udara dibawahnya. Sambaran petir ini kadang tidak terduga karena dia menyesuaikan kondisi udara dibawahnya.

Demikian sedikit gambaran tentang petir, semoga bermanfaat.

PT. Zain Prima Persada merupakan Jasa Kontraktor Elektrikal.

  • Distribusi dan kontrol kelistrikan
  • Sistem penerangan. Lampu
  • Sistem grounding
  • Sistem penangkal petir