Dasar-dasar Perencanaan Atap Bangunan Sederhana

Ingin membuat kontruksi bangunan tapi bingung menentukan bentuk atap bangunan? Anda bisa simak artikel sederhana ini.

Gedung bangunan mempunyai elemen yang tidak lepas dari yang namanya atap, dan tidak bisa dikatakan gedung sempurna jika tanpa atap. Untuk itu bagi Anda yang hendak membangun rumah, kantor dan pabrik tentu akan merencanakan bentuk atap sekalian.

Pentingnya fungsi atap bangunan sebagai pelindung ruangan yang ada dibawahnya dari panas, hujan, salju, dan angin. Adapun bentuk atap disesuaikan dengan fungsi dan selera pemilik rumah yang disesuaikan dengan ciri khas yang dikehendaki, bisa jadi karena faktor karya seni dan faktor budaya setempat.

Dasar Bentuk Atap Bangunan

1. Atap Bangunan Datar

Atap gedung berbentuk datar modern seperti di dak, bisa berfungsi untuk ruangan terbuka ataupun untuk santai dan menaruh jemuran.

2. Atap Sandar (sengkuap)

atap bangunan sandar

Atap gedung seperti standar tapi dalam posisi miring, jika dilihat dari samping seperti bentuk segitiga.

3. Atap Bangunan Berbentuk Pelana

atap bangunan pelana

Atap bangunan yang jika dilihat dari sepan atau belakang seperti segitiga sama sisi.

3. Atap Bangunan Berbentuk Limasan

atap bangunan limasan

Atap jenis ini jika dari samping seperti segitiga yang terpotong, jika dari depan belakang seperti segitiga sama sisi.

4. Atap Bangunan Berbentuk Joglo

atap bangunan joglo

Nah, atap bangunan jenis ini memang bernuansa etnik yang diminati oleh kalangan seni. Atap bangunan mengadopsi gaya jawa mirip sebuah tumbeng.

4. Atap Bangunan Berbentuk Kombinasi

atap bangunan kombinasi

Atap bangunan jenis ini dipakai saat bangunan begitu luas dengan banyak pintu dan teras.

Menentukan Jenis Penutup Atap Bangunan

Penutup atap bangunan harus sesuai fungsi kegunaan bangunan, yang meliputi atap harus kuat terhadap cuaca, menahan bunyi, meredam panas dan dingin, angin dan mampu melindungi privasi jika diperlukan. Adapun untuk jenis dan bahan atap bangunan bisa berupa: cor semen, genting, tanah liat, seng esbes,  papan kayu dst.

Adapun di Indonesia paling banyak penggunanan atap bangunan berupa genteng yang berasal dari bakaran tanah ataupun genteng press pasir dan semen.

Nah, mau pakai jenis apa atap bangunan Anda?

Sumber bacaan: belajar-teknik-sipil.blogspot.com

Konsultasi Gratis Jasa Kontraktor Bangunan

Telp : +62 21 2974 7604
Mobile : +62 817-4931-099
Email : [email protected]

PT. Zain Prima Persada Perusahaan Kontraktor Bangunan Jakarta