Cara Jadi Kontraktor Bangunan yang Profesional?

Zainprima.id – Menjadi pebisnis di bidang kontraktor bangunan sangat menjanjikan, sudah barang tentu kalau dilihat pada skala keuntungan ada potensi berlipat disana, namun ingat untung besar berbanding lurus dengan resiko. Jadi Anda harus siapkan mental sedini mungkin ketika menekuni bisnis kontraktor bangunan.

Kita tahu, saat ini pesatnya populasi manusia maka makin meningkatkan pula pada kebutuhan-kebutuhan seperti rumah, kantor, ruko, rumah sakit, pasar dan banyak lagi kebutuhan-kebutuhan yang menyangkut material properti.

Maka tentu saja seiring dengan itu, mulai menjamur industri-industri kontruksi dan properti hingga level terbawah di pedesaan. Tak heran ini menjadi peluang bisnis bagi sebagian orang untuk menjadi kontraktor bangunan.

Mengenal Istilah Kontraktor

Apa itu kontraktor? Kontraktor adalah serapan dari bahasa inggris contractor yang artinya adalah jasa pemborong bangunan. Kontraktor dijalankan oleh perorangan ataupun yang sudah berbadan hukum untuk melaksanakan proyek-proyek yang telah disepakati oleh pemilik proyek.

Jenis-jenis Jasa Kontraktor

Bisnis jasa kontraktor ini multi project, karena akan melibatkan banyak hal. Bukan sekedar bangun gedung. Berikut ini diantara cakupan jasa kontraktor bangunan yang harus Anda tahu.

1. Arsitektur / Jasa Desain Bangunan

Arsitek adalah seorang ahli di bidang ilmu arsitektur, ahli rancang bangun atau ahli lingkungan binaan.

Dalam penerapan profesi, arsitek berperan sebagai pendamping, atau wakil dari pemberi tugas (pemilik bangunan). Arsitek harus mengawasi agar pelaksanaan di lapangan/proyek sesuai dengan bestek dan perjanjian yang telah dibuat. Dalam proyek yang besar, arsitek berperan sebagai direksi, dan memiliki hak untuk mengontrol pekerjaan yang dilakukan kontraktor. Bilamana terjadi penyimpangan di lapangan, arsitek berhak menghentikan, memerintahkan perbaikan atau membongkar bagian yang tidak memenuhi persyaratan yang disepakati.

Secara spesifiknya saat membangun properti maka Anda membutuhkan Jasa Arsitek Bangunan

2. Mekanikal

Seperti yang sudah kami jelaskan pada artikelnya sebelumnya (lihat disini), pekerjaan kontraktor mekanikal yang meliputi instalasi lift, eskalator, AC, instalsi pipa dll

3. Elektrikal

Seperti yang sudah kami jelaskan pada artikelnya sebelumnya (lihat disini), pekerjaan kontraktor elektrikal meliputi kelistrikan, instalasi listrik, jaringan listrik, grounding, penangkal petir dll.

4. Kontraktor Sipil

Jasa kontraktor yang sering mengerjakan proyek jalan raya, sungai, tol, jembatan dll

5. Pengadaan Barang

Tugas kontraktor mensuplay barang-barang dengan kuantitas besar dan tidak ada di pasar lokal. Biasanya layanan ini untuk pengadaan barang-barang kontruksi skala besar.

Nah diatas adalah lima jenis jasa kontraktor, sekarang saatnya tips bagaimana menjadi pengusaha kontraktor yang handal dan profesional.

Tips Jadi Kontraktor Bangunan Sukses

Secara umum dalam merintis bisnis untuk 90 % hampir sama, cuma yang membedakan adalah core bisnis yang ditekuni. Baik, berikut ini tips menjadi kontraktor sukses:

1. Magang
Banyak kontraktor dimulai dari sini, yaitu magang di perusahaan yang sudah mapan bisnis kontraktornya. Dari sini kita belajar pelan-pelan, tahap-demi tahap apa saja yang diperlukan untuk keperluan kontraktor. Anda harus targetkan dalam setahun saya harus paham alur kerja, bagaimana membangun networking, produksi dll.

2. Mulai yang kecil-kecil dulu
Ingat menjadi kontraktor itu mempunya resiko yang besar, jadi untuk memulai sesuaikan dengan kemampuan finasial dan spekulasi yang kuat. Jangan sembarang ambil proyek yang Anda belum kuat secara finasial dan SDM. Maka solusinya adalah ambil proyek yang kecil-kecil yang resikonya tidak terlalu besar, misalkan proyek rehap rumah, rehap dapur.

Jika sudah mampu untk proyek kecil, Anda naikkan levelnya ambil proyek rumah, perumahan, hingga Anda mempunyai banyak portofolio.

3. Bangun Networking
Untuk mendapatkan proyek bisa dengan mengikuti tender perusahaan ataupun dengan cara networking. Menguatkan relasi akan mempermudah Anda melebarkan sayap usaha kontraktor.

4. Legalitas
Untuk menguatkan branding bisnis kontraktor, maka Anda harus mengurus legalitas formal bisnis Anda. Artinya dengan adanya legalitas itu maka akan membangun trust ke calon klien.

5. Perbaiki marketing
Marketing sendiri sebagai ujung tombak dari berbagai bisnis, apalagi usaha jasa kontraktor bangunan tentu akan memikirkan cara agar mendapatkan proyek secara kontinyu. Anda tinggal optimalkan marketing offline maupun online.

Marketing offline: dengan menyebar browsur, papan reklame, mendatangi klien, ikut tender dll
Marketing online: membuat website, promo di sosial media, fb ads, google ads, dll.

6. Best Service
Pelayanan terbaik pada klien akan berdampat pada usaha Anda, dan rata-rata pemborong mendapatkan proyek kembali dari klien sebelumnya. Bahkan bisa jadi alat marketing getok tular, klien akan merekomendasikan ke relasi satu ke relasi lainnya.
Maka peningkatan layanan dengan kualitas terbaik akan meningkat kredibilas usaha kontraktor bangunan Anda.

7. Kaji ulang pinjaman/permodalan proyek Anda.
Bisnis kontraktor itu membutuhkan biaya yang super besar. Diawal Anda membuat PT anda sudah mengeluarkan budget puluhan juta. Setelah itu ketika mendapatkan proyek maka Anda harus membuat Rencana Anggaran puluhan, ratusan juta bahkan bisa mencapai miliaran.
Maka Anda harus menyiapkan cadangan modal yang tidak sedikit selama proyek berlangsung yang harus bayar sub kontraktor, gaji tukang, material dll.

Jika melakukan pinjaman modal dari pihak ketiga, maka Anda harus siapkan laporan keuangan. Kami sarankan agar Anda hati-hati melakukan pinjaman beresiko dengan bunga, karena jika proyek gagal dan tidak menguntungkan tapi utang berbunga itu akan tetap berjalan tanpa peduli bisnis kontraktor Anda untung ataupun rugi.

Baik, sahabat Zainprima.id sekian dulu tips dari kami, masih minat bisnis jasa kontraktor bangunan?
Yuk semangat!!

Salam.