Zain Prima Persada — Jasa kontraktor bangunan layak disebut sebagai salah satu pekerjaan paling stressful di dunia. Di samping beban kerja dan risiko keselamatan yang tinggi, kontraktor bangunan juga diharapkan mampu menciptakan hunian yang cantik, aman dan nyaman, serta awet bagi penghuninya. Penasaran apa saja tugas dan tanggung jawab kontraktor bangunan?

Pembagian Komponen Pekerjaan Kontraktor

Membicarakan jasa kontraktor tak lepas dari membedah komponen profesinya terlebih dahulu. Pertama-tama, Anda bisa membaginya menjadi ketiga.

Komponen pertama adalah arsitektur, yang memastikan sebuah bangunan memiliki rancang bangunan yang memikat dan sesuai fungsi. Yang kedua, komponen konstruksi, memastikan pengerjaannya sesuai dan awet, aman serta nyaman. Komponen ketiga yakni pekerjaan mekanikal dan pekerjaan elektrikal, yang bertugas menangani instalasi listrik, gas, lift, dan lain-lain.

Komponen yang Paling Penting

Dan manakah di antara tiga komponen tugas dan tanggung tawab kontraktor di atas yang paling penting? Jawabannya: sama!

Arsitektur yang bagus dan nyaman patut diutamakan karena setiap gedung memiliki peruntukan. Anda tidak bisa mendesain rumah sakit seperti bandara, atau hunian yang banyak diisi wanita disamakan dengan mess pegawai.
Begitupun, konstruksi tak bisa diabaikan karena pemilihan material dan konstruksi yang awet adalah pondasi bagi bangunan yang aman.

Tugas serta tanggung jawab Kontraktor Bangunan

Lalu, apa rincian tugas serta tanggung jawab kontraktor bangunan?

Tak tanggung-tanggung, yang termaktub di sini termasuk melakukan instalasi listrik, sound system, AC, lift, instalasi alarm, genset, pompa dan juga beragam jenis instalasi kebutuhan rumah tangga atau pun bangunan lainnya.

Selain itu, pihak kontaktor juga memiliki tanggung jawab memastikan semua pengerjaan dari komponen pengerjaan mekanikal dan engingeering berjalan dengan mulus. Sekali saja ada komponen divisi yang ngaret, akibatnya langsung berimbas ke yang lain.

Urutan dari pelaksanaan proyek itu sendiri juga harus sesuai dengan kontraktor pembangunan pada umumnya. Sehingga jika Anda ingin mendapatkan hasil terbaik dari penggunaan layanan jasa tersebut, maka pastikanlah untuk meminta skema pengerjaan terlebih dahulu di lembaran kontrak, agar setiap kebutuhan dari proses lembangunan pun dapat dipenuhi dengan baik.

Yang Harus Dipertimbangkan oleh Setiap Kontraktor

Untuk membuat skema pengerjaan sebuah bangunan, ada banyak faktor yang harus dipertimbangkan sebelumnya. Dimulai dari faktor efisiensi, estetika, keimanan hingga jumlah dari beratnya daya yang digunakan.

Apabila skema tersebut telah dibuat, maka hal selanjutnya yang juga harus diperhatikan adalah rencana perbelanjaan dan anggaran. Ini pun penting untuk memastikan setiap item dan material persis sesuai dengan desain yang dibutuhkan, agar tak terjadi pemborosan yang tidak perlu. Dalam hal ini pastikanlah bahwa barang yang anda beli sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan dan proses instalasi pun dapat segera dikerjakan.

Cukup rumit, bukan? Tak heran, pembangunan sebuah gedung bisa memakan biaya yang fantastis. Ini sebab tugas serta tanggung jawab kontraktor tidaklah ringan.

Apalagi jika Anda menyewa jasa kontraktor bangunan bermutu tinggi, yang pastinya menciptakan hunian atau gedung fungsional yang dipastikan indah, nyaman, dan awet sesuai kebutuhan Anda.